[Singapore Trip] Day 1

Posted on 3:45 pm

Jumat, 13 Mei 2011

20110807-024825.jpg

Brangkat!
Pesawat kami take off hari jumat jam 11.20 WIB. Saya berangkat dari rumah di daerah Bintaro sekitar jam 6.30 pagi langsung ke tempat travel untuk ke bandara. Dan karena itu menjelang long weekend dan saya dengan pede nya ga pesen travel sebelumnya, jadilah sampe tempat travel si mas-mas nya bilang “penuh mba, baru ada lagi jam stengah 9″. Hiyaaaa… Akhirnya langsung ambil taxi aja deh. Dari Bintaro ke bandara cukup lama ya, saya baru sampe bandara jam 8an. Masih banyak waktu, jadi saya sarapan dulu di bandara sambil menunggu teman. Kebetulan kami liburan berempat, saya, mas den, dan sepasang teman kami. Jam 9.30 saya check in, mengurus imigrasi, dan nunggu sebentar doank sampe masuk pesawat. Alhamdulillah cuaca cerah dan pesawat ga delay. Brangkat :)

Changi Airport
Kami sampai di terminal 1 Changi sekitar jam 14.30 waktu Singapura. Perjalanan Jakarta-Singapura sekitar 1 jam 40 menit dan waktu di Singapura adalah GMT+8, satu jam lebih cepat dari waktu Jakarta. Jangan lupa langsung sesuaikan jam tangan dengan waktu setempat.

Sampai di Changi, langsung ikutin aja arah kebanyakan orang jalan, mereka semua menuju ke imigrasi. Di atas pesawat sudah dibagikan kartu kedatangan, isi kartunya dan langsung deh antri untuk lewat imigrasi. Di imigrasi cuma ditanya mau tinggal dimana dan tujuan ke Singapura apa. Nanti di baian imigrasi kartu kedatangan kita akan disobek, yang satu mereka ambil, yang satu lagi dikasih ke kita, simpen kartunya karena dibutuhkan untuk nanti kita pulang. Setelah urusan imigrasi selesai langsung menuju bagian bagage claim, kalo pake bagasi langsung tunggu tas kita, kalo ga ada bagasi langsung keluar.

Sebelum keluar Changi, kami sempetin dulu makan siang. Saya liat ada Burger King, tapi trus ngeliat ada petunjuk arah ke canteen staff. Yes, tentu aja donk, karena budget agak mepet jadi kita pilih canteen staff aja. Hehehe.. Oh iya, kalo bawa tumbler, jangan lupa isi penuh tumbler kita dengan air dari water tap yang bertebaran di bandara. Jangan takut, di Singapura air kerannya bisa diminum dan rasanya pun enak.
Sampe di canteen staff, ternyata banyak orang yang bukan staff yang makan disana juga. Hehehe.. Canteen staff ini bentuknya kaya foodcourt, tapi bersih, rapi, lebih bagus daripada foodcourt di ITC. Hehehe…

Di canteen staff ini banyak juga makanan halal, saya memilih pesan rawon seharga $2. Saya pesan satu porsi aja yang mana satu porsi ini lumayan banyak juga, jadi seporsi saya makan berdua mas den. Hehehe… Rasa rawonnya lumayan deh, walaupun jauh lebih enak rawonnya Indonesia donk :)

Setelah makan, kami langsung naik eskalator dari deket Burger King tadi untuk naik skytrain ke terminal 2, karena stasiun MRT Changi ada di terminal 2. Jangan takut nyasar, disana semua petunjuk sangat jelas.

Sampai di terminal 2, langsung turun lewat eskalator ke stasiun MRT. Cukup kaget ya liat eskalator disini tinggi banget dan jalannya cepet, ga lelet kaya eskalator di Indonesia. Hehehe

Sampai di stasiun MRT, saya memutuskan untuk beli ez-link untuk bayar transportasi selama disana, tujuannya supaya lebih gampang aja sih. Langsung ke counter deket pintu masuk, bilang mau beli ez-link, harganya $12, $5 untuk deposit yang ga bisa dikembaliin dan $7 adalah nilai ez-link kita yang nanti bisa kita top up. Sementara mas den dapet pinjeman ez-link dari temennyanyang kemaren liburan di Singapura juga, jadi dia hanya top up ez-link aja senilai $10.

Setelah dapet kartu ez-link, tap kartunya dan masuk, tunggu MRTnya. MRT disana ada tiap beberapa menit sekali dan ga telat. Semua MRT dari Changi menuju stasiun akhir yang sama, stasiun Tanah Merah. Tanah Merah cuma 2 stasiun dari Changi, dan harus turun disitu untuk ganti MRT. Jalur MRT di Singapura dibedakan dengan warna, perhatiin interchange (transit) yang ditandain dengan bulatan putih.

Little India
Sambil baca-baca peta MRT, untuk menuju stasiun MRT deket hotel di daerah Little India, dari stasiun Tanah Merah saya harus naik MRT ke arah Joo Koon (jalur hijau). Menempuh jalur hijau cukup jauh, lalu turun di stasiun Outram Park dan lanjut naik MRT arah Punggol (jalur ungu). Turun di stasiun Little India dan hanya perlu jalan kaki sekitar 5-10 menit untuk sampai di hotel Zenobia. Total perjalanan dari Changi ke Little India dengan MRT sekitar hampir satu jam, jauh banget loh ini.

Hotel Zenobia ini saya booking lewat Agoda, untuk private bed room (kapasitas 2 orang) dengan kamar mandi dalam rate nya sekitar $80 semalam, atau sekitar Rp. 560,000 per malamnya, lumayan murah untuk ukuran hotel di Singapore. Hotelnya lumayanlah, nyaman kalo cuma buat numpang tidur dan mandi. Kamarnya kecil dan ga ada jendelanya, kamar mandinya bersih, air panas lancar, AC juga dingin. Tapi si resepsionis nya ga bisa bahasa inggris. Hahaha.. Untung ownernya masih bisa bahasa inggris ;)

Kami sampai di hotel sudah jam 17.30, langsung check in dan langsung istirahat sebentar. Cape dan ngantuk banget rasanya, tapi udah niat mau mulai menjelajah Singapura mulai malem itu juga. Jadi cukup istirahat sebentar trus lansung mandi air panas, lumayan ngilanging cape.

Jam 18.30 kami langsung keluar hotel lagi, disana langit baru mulai gelap jam 19.30an. Keluar hotel mampir ke Tekka center sebentar, katanya disana banyak makanan murah. Di Little India ini bener-bener kaya kita lagi di India deh, isinya orang India semua dan “bau” India disana sangat menyengat. Hehehe..

Sampe di Tekka center, nemu semacam foodcourt (kalau di Singapore ini disebutnya Hawker) yang isinya sebagian besar masakan India. Karena laper nanggung, akhirnya kami pesan roti prata aja, nyobain egg prata harganya $1.2. Jadi itu roti prata yang di dalemnya dikasih telur. Prata ini dimakan sama kari, rasa rempah di karinya nyengat banget, saya sih ga terlalu suka sama karinya.

Ga usah berlama-lama di Tekka center karena disana bukan tempat yang asik untuk duduk-duduk. Hehehe… Selesai ngemil prata, kami langsung jalan menuju stasiun MRT Little India yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Tekka center. Tujuan selanjutnya adalah China Town.

China Town
Dari stasiun Little India kita harus naik MRT ke arah Harbourfront. Untuk sampai di China Town cuma butuh ngelewati dua stasiun MRT dari Little India, di stasiun ketiga setelah Little India sudah stasiun China Town, ditempuh dalam waktu 10 menitan. Kami tiba di China Town sudah sekitar jam 19.30.

Sampai sana jujur aja kami ga tau harus ke sebelah mana. Hehehe.. Jadi asal jalan aja, keluar stasiun MRT ternyata langsung ketemu People’s Park Complex, sekilas diliat sih kaya ITC gitu ya. Akhirnya kami jalan, nyebrang jembatan penyebrangan dan tibalah di pasar malam. Muter-muter pasar malamnya lumayan juga, banyak nemu oleh-oleh murah disana, akhirnya saya beli dua set gantungan kunci Singapore untuk oleh-oleh. Satu set nya isi enam gantungan kunci, saya beli satu set hanya seharga $2 saja, ini yang paling murah yang saya temui. Saya juga membeli sebuah tas kecil seharga $10 untuk 3 tas, lalu saya patungan beli sama temen saya. Saya beli 2, dan dia beli 1. Untuk 2 tas ini saya bayar $7.

Karena lapar, kami coba untuk cari makanan, tapi susah cari makanan halal di sekitar pasar malam itu, jadi saya cuma beli segelas minuman dari buah plum seharga $1, rasanya mirip gulas. Hehehe…

Berjalan keluar pasar malam, deket jembatan penyebrangan ada Mc. Donald, kami coba masuk ke dalam dan akhirnya saya cuma beli satu apple pie seharga $1, di Mc. Donald di Indonesia dulu pernah ada apple pie ini, tapi entah sejak kapan ga ada lagi, padahal apple pie nya enak loh. Just info, Mc. Donald di Singapore halal koq, mereka sudah dapat sertifikat halal dari MUIS (Majelis Ugama Islam Singapura), jadi ga usah takut makan disana. Saya waktu di Indonesia sudah diwanti-wanti untuk ga makan Mc. Donald di Singapura karena katanya ga halal, tapi setelah saya cari sendiri infonya dari web MUIS ternyata Mc. Donald Singapura bersertifikat halal.

Clarke Quay
Setelah puas muter-muter di China Town, kami langsung menuju Clarke Quay. Saat itu udah sekitar jam 20.30, tapi Singapura masih rame, dan Clarke Quay tujuan kami selanjutnya emang terkenal sebagai kawasan malamnya Singapura. Dari China Town cukup naik MRT ke arah Punggol, dan stasiun MRT Clarke Quay hanya beda satu stasiun dari China Town, ga sampe lima menit kami sudah sampai di Clarke Quay. Dunia gemerlap Singapura itu ada di bagian belakang stasiun MRT.

Sampai di Clarke Quay sempet agak norak dan kaget juga sih, karena bagus banget. Sebuah kawasan besar yang gemerlap, dibelah oleh sebuah sungai besar. Di atas sungai ada jembatan yang sepanjang jembatan dihias lampu, wah keren banget. Karena lapar kami coba muter sepanjang Clarke Quay, disana banyak sekali restoran tapi keliatannya mahal. Hehehe.. Akhirnya kami coba masuk sebuah mall yang ada disana dan nemu sebuah kopitiam, saya pesan chicken rice seharga $3.5 dan mas den pesen chicken noodle seharga $3.5 juga. Agak mahal sih kalo saya bilang, karena porsinya sedikit dan ayamnya juga dikit banget, tapi saya rasa mungkin itu makanan yang paling murah di daerah Clarke Quay. Hehehe…

Kami ga pesen minum di kopitiam, karena masih ada sisa sedikit air di tumbler. Tapi kami salah, ternyata begitu keluar mall sangat susah cari air disana, tidak ada water tap dan kami lumayan haus. Ada 7-11, tapi harga airnya sangat mahal, 1 botol air mineral 330ml dihargai $2-2.5 tergantung merk. Akhirnya kami coba jalan lagi, sampai di ujung jembatan ketemu gerobak es krim walls, dia jual minuman seharga $1 untuk air mineral 330 ml, akhirnya saya beli 1 botol. Dan ternyata dia jualan es krim potong khas Singapura. Jadi es krim nya itu berbagai macam rasa, dipotong satu potongan gede, dan dibalut dengan wafer atau roti (boleh pilih). Harga sepotong es krim nya hanya $1, saya beli dua untuk saya dan mas den, kita pilih rasa choco chip dan bluebery. Ini es krim jualnya di gerobakan biasa tapi enak loh, harus dicoba kalo lagi ke Singapura. Ternyata si tukang es krim jual air mineral yang 1.5 liter seharga $2, akhirnya saya beli itu juga, sekalian nyimpen buat mimum di hotel nanti. Air disana mahal ya, coba deh air mineral 1.5 liter itu kalo di-kurs ke Rupiah itu sekitar 14ribu loh, padahal disini mah cuma 3ribu ya kalo beli di supermarket. Hehehe…

Setelah puas muter-muter Clarke Quay dan berujung dengan duduk di jembatan sambil makan es krim, kami akhirnya memutuskan pulang ke hotel. Dari Clarke Quay kami naik MRT arah Punggol, hanya melewati satu stasiun saja, setelah itu stasiun kedua nya sudah sampai di Little India. Kami sampai di hotel sudah jam 23.00 dan saya langsung tepar sejadi-jadinya deh. Cape dan ngantuk banget tapi seneng :)

Budget hari pertama :
Taksi dari Bintaro ke bandara = 150,000
Airport tax 2 orang (@150,000) = 300,000
Sarapan di bandara = 40,000
Nasi rawon = $2 = 14,000
Egg prata = $1.2 = 8,400
Sour plum = $1 = 7,000
Apple Pie Mc.D = $1 = 7,000
Chicken rice = $3.5 = 24,500
Chicken noodle = $3.5 = 24,500
Ice cream roti 2(@$1) = $2 = 14,000
Air mineral 330ml = $1 = 7,000
Air mineral 1.5L = $2 = 14,000
Gantungan kunci 2 set(@$2) = $4 = 14,000
Tas tangan 2(@$3.5) = $7 = 49,000
Ezlink Gita+top up = $12+$10 = $22 = 154,000
Ezlink Mas Deniar (cuma top up,karena kartunya minjem temen) = $10 = 70,000
Total pengeluaran hari 1 = 897,400

*semua cerita liburan singapore ini bisa diakses di link ini yah

Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo!

One response to “[Singapore Trip] Day 1”

  1. [...] dan sebaliknya (untuk rinciannya bisa langsung di-klik utk masuk ke postingan terkait yah) : Total pengeluaran hari 1 = 897,400 Total pengeluaran hari 2 = 887,600 Total pengeluaran hari 3 = 818,300 Total pengeluaran [...]

Leave a reply